Senin, 2009 Maret 30

Turut Berduka Cita : Tragedi Situ Gintung dan Tanah Datar

Kurang dari 1 Minggu...Indonesia diberi dua bencana dari satu kelalaian yang sejenis...Banjir Bandang...

Lalai melestarikan alam, lalai menjaga keseimbangan alam..akibatnya...bencana pun tiba dari alam...


Tsunami kecil pertama terjadi di Situ Gintung, Ciputat, Banten, 27 Maret 2009, menewaskan lebih dari 90 orang, dan lebih dari 90 orang yang lain...dinyatakan hilang....


Sementara...tiga hari berikutnya...Banjir Bandang, terjadi di Sumatra Barat, tepatnya di Kabupaten Tanah Datar... 1 orang telah ditemukan tewas, dan 6 orang yang lain masih dinyatakan hilang....


Gila Baca Tulis Gila Beneran...mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya...atas kedua musibah tersebut...semoga arwah para korban, diterima di sisi TUHAN YME, dan bagi keluarga yang ditinggalkan...diberi ketabahan, kesabaran dalam menghadapi cobaan ini...Amin




Gila Baca Tulis Gila Beneran...berharap..agar di masa akan datang...kita dapat mengurangi resiko bencana alam, yang sebagian besar, disebabkan semata-mata oleh kelalaian kita semua..Amin








Sabtu, 2009 Maret 14

Tentang Komodo...semOGa BermANFaat...

Temans...berhubung masih dalam suasana kampanye...Maksud saya kampanye dukung Komodo menjadi salah satu dari new7wonders...saya coba cari beberapa buku tentang Komodo....



Sayangnya (dan atau sepertinya) tidak banyak buku itu...berikut satu buku yang saya temukan....


A Natural History Guide to Komodo National Park ; Panduan Sejarah Ekologi Taman Nasional Komodo Book 1 : Terrestrial/ Buku 1: Darat
Penulis : Arnaz Mehta Erdmann
Illustrator : Donald Bason
Translator : Wasistini Baitoningsih
Penerbit : The Nature Conservancy
Indonesia Coastal and Marine Program
June 2004




Buku ini terdiri dari 2 bagian...bagian pertama atau Buku 1 (yang saya dah baca) tentang Darat.....

buku ini menginformasikan kepada para pembacanya tentang Taman Nasional Komodo, mulai dari sejarah, baik sejarah ekologi, geologi hingga sejarah Taman Nasional Komodo itu sendiri.


Terbagi menjadi 4 bab .
Bab 1. Tentang Taman Nasional Komodo (termasuk sejarah geologi)
Bab 2. Tentang Ekosistem Daratan Di Taman Nasional Komodo
Bab.3. Tumbuhan di Taman Nasional Komodo
Bab.4. Hewan-Hewan di Taman Nasional Komodo....



Pada bab pertama, teman-teman akan disajikan tentang data geologi, hingga penduduk serta disuguhi beberapa illustrasi menarik tentang hal terkait... dan tiap bab akan menyuguhkan gambar serta illustrasi....yang bagi saya...memicu keinginan saya untuk berkunjung ke sana...(gila..bagus euy...)


Nah yang paling penting ...bagi teman-teman yang akan berkunjung....adalah bab IV, tentang Hewan-Hewan yang ada di Komodo.


Ternyata di Taman Nasional Komodo, para komodo dapat hidup berdampingan dengan masyarakat as long as masyarakat tidak menghabisi makanan komodo seperti kerbau air, kuda liar, rusa, monyet, ular...yang keseluruhannya hidup di lingkungan Taman Nasional Komodo....





Di sana juga terdapat spesies burung yang cukup langka atau mendekati langka, sehingga bagi penggemar burung ...perjalanan ke Pulau Komodo, akan mengasyikkan dan menjanjikan pengalaman baru...



Buku ini, menurut hemat saya, wajib untuk dibaca bagi para calon pengunjung yang akan datang, untuk menikmati daratan Komodo, sebab, informasi bagaimana berhadapan dan hidup berdampingan dengan komodo yang biasa berjalan di antara masyarakat di sana, terdeskripsikan dengan baik...




Apalagi...kedua bahasa yang merangkum (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris) ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga dapat menambah ketertarikan kita untuk melahap buku ini. Penulis melihat, buku ini layak untuk dimiliki oleh teman-teman kecil kita, guna menumbuhkan rasa sayang dan kepemilikan mereka atas Komodo, satu-satunya naga yang ada di Dunia...

selamat Menikmati


(untuk memiliki buku ini...teman-teman dapat mengunjungi www.nature.org)









Jumat, 2009 Maret 06

KoModo...TuruN PerinGkat...

Temans....



Kesempatan P.Komodo untuk dapat ditetapkan menjadi salah satu dari new 7 wonders tahap kedua semakin berat...


Setelah sempat mencapai peringkat ke dua belas...minggu ini, peringkat Komodo, turun satu peringkat...menjadi peringkat ke tiga belas




Sekilas hal ini tidak berarti apa-apa, sebab turun satu peringkat, tidaklah signifikan, masalahnya adalah, untuk dapat lolos dari tahap II pemilihan new 7 wonders, dan masuk ke tahapan III , seharusnya Taman Nasional Komodo, berada paling kurang di posisi ke sebelas




Temans...kesempatan ini masih terbuka, akhir Juli 2009 adalah penutupan tahap II, tapi kita juga gak boleh lengah, sebab dalam bulan-bulan ini kita juga disibukkan oleh hingar bingar politik di dalam negeri





Jadi..setelah kita kehilangan Danau Toba, Krakatau...dari nominasi new 7 wonders, apakah kita ingin kehilangan Taman Nasional Komodo? Tentu tidak !!!! Mari Dukung Taman Nasional Komodo sebagai salah satu dari new7wonders... Klik di www.new7wonders.com...Dukungan teman-teman..kami harapkan...harapan kita semua....



Terima Kasih

Jumat, 2009 Februari 27

DukUNg...KOmoDo Sebagai Salah Satu 7 Keajaiban Dunia

Teman...
setelah kita kehilangan Borobudur sebagai salah satu keajaiban dunia...
kini kesempatan untuk memiliki satu dari 7 Keajaiban Dunia terbuka KembAli...
Melalui Pulau Komodo......
Ayo Teman-teman.....
Dukung P.Komodo menjadi salah Satu dari 7 Keajaiban dunia yang baru....
Vote 4 Komodo on new7wonders.com...
We do seriously need your Vote......
Thanks

Minggu, 2009 Februari 15

Happy Valentine!!!!!!!

Temans ...Maaf ya belum bisa berbagi tulisan atas apa yang 98798 baca...

Lagi sibuk ya??? Boekan...See - Book ia...maksudnya cuma "melihat buku" bukan ngebaca...hiks...

Maaf ya...

bahkan opini dari koran pun belum sempat di share...maaf bangets


Tapi...teman-teman...saya beruntung bangets nih...belum lama berselang....valentine Menyapa...

Hari Kasih Sayang...nah...

Jadi rekan-rekan jangan kecewa...apalagi marah...plizz...kasihani saya...doakan agar selalu sehat..hg bisa nulis yang asyik dan membahagiakan semua...


Temans...

selamat Ber Valentine Ria bagi yang merayakan...dan yang juga tidak merayakan...

Berhubung kita sedang -secara ekonomi negara dan global - ngos-ngosan ngadepin krisis...

98798..berharap...
valentine day kali ini...
dapat menjaga kepekaan sosial kita...

Terima kasih Temans....

Happy Valentine...

We Wish U All The Best!!! salAm....

Minggu, 2009 Februari 08

Tinjauan Opini : Fatwa MUI versus Asketisme Politik

Judul : Fatwa MUI Versus Asketisme Politik
Sumber : Harian Republika, Halaman Opini Republika (halaman 6)
Edisi : Jumat, 6 Februari 2008
Jumlah Paragraph : 18 paragraph
Tingkat Kesulitan Bacaan : Ringan...bisa dinikmati dengan secangkir kopi


Pengarang : Prof. Dr. M. Solihin, M.Ag
(Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Bandung)


Temans. ...
setelah mencoba mengutak-atik buku yang dibaca...
kali ini 98798 mencoba untuk

mencermati opini...
mungkin mencermati opini jauh lebih mudah...
sebab tidak berpuluh halaman seperti buku
(hiks; bilang aja malas baca...gak lha...)

M.Solihin
mencermati...bahwa
Fatwa Haram Golput yang dicetuskan dan atau difatwakan oleh MUI di Padang Panjang...patut dipertanyakan..


Ia mengatakan bahwa fatwa haram untuk golput bukanlah fatwa yang populer..bahkan pada titik paling tragis...

MUI ..."mem fait accompli" bahwa MUI adalah lembaga yang piawai memahami politik (paragraph II)...


Bagi 98798...
pendapat M. Solihin benar...dan Fatwa Haram GOlput oleh MUI..
memang Memalukan...
sebab MUI telah bertindak terlalu jauh,
memasuki ranah 'kebebasan' yang dalam Islam pun...
memilih Tuhan untuk disembah adalah suatu kebebasan yang alamiah...


Maka bagi 98798...MUI berupaya "Playing God" Naudzu billah..


Kembali ke tulisan M.Solihin, ia hanya mengatakan secara santun, bahwa keberadaan Fatwa MUI, tidak hanya mengundang rasa curiga, melainkan sinisme dari berbagai kalangan terhadap Lembaga MUI itu sendiri.


Ia berpendapat, bahwa dibandingkan meluncurkan/melaunching fatwa haram Golput....masih lebih baik bagi MUI untuk mengkampanyekan asketisme politik....



Asketisme Politik
Asketisme dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diberi arti "paham yang mempraktikkan kesederhanaan, kejujuran, dan kerelaan berkorban (paragraph 8)

sementara dalam tataran tasawwuf...asketisme dapat berarti zuhud; yakni meninggalkan kesenangan dan kemewahan duniawi (paragraph 9)


Ia pun menekankan bahwa asketisme di dunia politik tidak berarti penyangkalan terhadap fasilitas atau upah atas kerja politis...
tetapi lebih mengalihkan aktivitas si politisi kepada aktivitas yang diyakini memiliki nilai keutamaan dihadapan Allah atau rakyat...

Atau dalam ungkapan lain...Ia menyatakan bahwa kampanye pensalehan politisi jauh lebih penting dan bermanfaat dibandingkan kampanye harus Memilih (haram Golput) oleh MUI (paragraph 13)


Ia menambahkan bahwa asketisme politis...dalam ungkapan Jawa mengacu kepada sak madyo, sak cukupe atau dengan kata lain,
di luar dari aktivitas politisi yang ia abdikan untuk mensejahterkan rakyat...ia juga harus memahami fasilitas yang ia dapat harus dinikmati secara prihatin atau sederhana...
tidak berlebih-lebihan (paragraph 14)


Bagi 98798...
tulisan ini amat mengena...
sekaligus "menampar" muka ulama-ulama MUI yang memfatwakan haram Golput di Padang Panjang..
bahkan pada tataran Majlis Ulama, seperti di Palembang...dan beberapa lokasi lain...menentang Fatwa tersebut....


98798 menyadari bahwa Tulisan M.Solihin merupakan ekspressi kegundahan kebanyakan pemikir dan umat Islam yang terdidik ...atas tergelincirnya MUI
(atau malah MUI sengaja menggelincirkan dirinya)
ke dalam dunia politik....


Justru kampanye Asketime politik...dapat diupayakan sebagai sarana mencegah para anggota legislatif, eksekutif maupun yudikatif, dari korupsi,manipulasi dan tindakan tercela lainnya..


Atau dalam bahasa yang lebih santun...
penulis opini ingin menunjukkan betapa MURAHNYA FATWA Majlis Ulama Indonesia saat ini...murah...karena setelah fatwa dikeluarkan ...sedikit yang akan melaksanakannya...


Bagi 98798 secara pribadi...Fatwa Haram GOlput MUI baru-baru lalu...hanya menunjukkan kebingungan ulama dan atau ketakutan Ulama terhadap pemerintah...ketakutan tidak harus berarti dioppress , melainkan juga karena jatah untuk mereka
(baca:uang dan kesempatan pergi haji melalui Uang Negara)
mungkin terkikis...



Silakan dibaca kelanjutan opininya...saya benar-benar menganjurkan kita semua dapat membaca opini M. Solihin ini.....agar kita dapat memilih dengan bijak dan sesuai dengan syariah (bagi Umat Islam) sementara bagi umat lain...semoga ini menjadi pelajaran (Fatwa Haram Golput ala MUI) yang tidak perlu terjadi di agama Anda sekalian...


Terima kasih...





Sabtu, 2009 Januari 31

TeNTanG NaRKOBa....TUNtaSKAN PelAKU dENGan HUKuman Mati atau IziNKan di JUal BEbas

Pertama....
mohon izinkan 98798...mencoba menuliskan tentang NarkOBa...yang selalu saja mengusik kita...

Pada tulISan ini...98798 lebih menekanKAN pada berita yang sudah hampir 3 tahun lewat di detik.com alamatnya adalah


http://www.detiknews.com/read/2006/02/27/151251/548163/10/kepala-bnn-biar-kapok-pelaku-narkoba-digantung-saja

Made MangkU PastIKa betul...
karena sejak Ia bicara...tidak ada tindakan tegas dan menjerakan...seperti hukuman Pancung dan Gantung...
maka Narkoba...
khususnya pabrik sabu...kembali ditemukan di Indonesia...
Terakhir tanggal 29 Januari 2009 kemarin...
pabrik ditumpangkan pada lokasi wArnet....



Pada berita tahun 2006 lalu...Made Mangku Pastika menegaskan perlunya beberapa hal :

1. Kepastian Hukuman dan Ketegasan Hukuman berefek jera, ia mencontohkan hukuman gantung bagi pengedar narkoba di Singapura

2. Data terakhir (2006) jumlah korban jiwa, khususnya remaja, 15.000 orang pertahun

3. Perlunya sosialiasi dan edukasi secara menyeluruh tentang dampak narkoba...


Berkenaan dengan hukuman,
kami setuju, apabila hukuman yang ditimpakan kepada pengedar, pembuat, pemasok narkoba...harus seberat-beratnya,
dan hukuman mati itu harus dapat dilihat oleh publik,
sebab, kalau tidak, efek jera cenderung tidak kuat...


Selain itu, harus diakui,
MeNTal KORUP di
Para Hakim,
Jaksa,
TNI Polri
yang berperan sebagai Backing...harus dihapus...

BUNUH JUGa Para PenduKUNG atau Backingan itu....

TermasuK LSM-LSM yang BErlindung dibalik Perlindungan HAM...mereka Harus disadarkan bahwa HAM sifatnya saling terkait...

Kemerdekaan Hak Hidup Seseorang sifatnya nyata dan Ilahiah...
tetapi Apabila Hak HIdup itu Ia Gunakan
- baik secara Langsung maupUN tidak langsung-
untuK MembUNUH atau MenghILAngkan nyawa oRang lain....

Maka Hak HiduP Orang tersebut...PUPUS demi KemaNUSiaan...Ini tidak perlu kita rujuk ke TUHAN...sebab TUHAN sudah Memberikan Garis untuk Memilih...serta Manusia Harus BErtanGGUNGjawab atas PILIHAN yang MEreka PIlih...


Dan Harus dimengerti...TuhAN Telah Memberikan Akal sehat kepada kita semua..



TerkAIt dengan Jumlah KOrban Jiwa...
Semakin Lama Efek Jera di IMPLementasikan dalam HUkuman Terhadap Para Pembuat dan PENgedar Narkoba...

kecenderungan SEmakin bertambah korban jiwa adalah hal yang logis...
Bahkan.....


Negara dengan Penduduk yang sedikit seperti SINgapura pun memberikan Efek Jera...atas Tindakan Pengedaran dan Penjualan Narkoba...

LOGika BEgonya...dengan 227 juta penduduk...maka HUKUman yang harus kita timpakan...harus lebih "KEJAM dan KERAS' dibandingkan dengan SInGAPUra...


Selanjutnya...pada Sosialisasi dan Edukasi...
Harus kita akui, pada tataran paling berat dari Edukasi adalah...

MEMBIArkan ORang Tua dengan Anak yang sudah terlanjut terkena NarkOBa...untuk MendiAmkan ANaknya...ia tidak Perlu Menghamburkan Uang untuk PENyembuhan...sebab Si Anak sudah harus belajar berTanggung jawab Terhadap dirinya sEndiri....

Pertanyaannya adalah Mampukah dan atau teGakah kita????
.



Harus diakui...bahwa Sabu atau Narkoba secara keseluruhan, adalah bisnis yang MEnjaNJIKan Uang RatuSan Triliun...Maka PIlihan UNtuk dipikirkan Bersama adalah :


1. HUKUM PENGEDAR, PEMBUAT NarKOBA, BahKAN PemakAI NArkoBA seberat-beratnya...KHUSUS PEngEdar dan PEmbuat NarkOBa...HukUMAN Pancung dan Gantung Secara MInimal...dan SEcara MaksimAL diRajam ...



2. LegalkAN NARKOBa BEredar Secara TerbATas...Bangun INfra strukturnya...sehinGga Pajak dari NarkoBA dapat Menjadi Devisa...dan Uang Pemberantasan Narkoba baik yang diinstitusi BNN, Polri dan Kejaksaan dapat diberikan kepada pRogram yang LEbih berhArga seperti PENdidikan...

Legalisasi ini, akan Memangkas Uang NarkOBA yang jatuh ke siluman berkedoK TNI/POLri/KejAksaan bahkAN LSM....

MUlailah BerfiKir...bahwa Kehilangan 20 juta jiwa karEna NarkOBa, baik OD maupUN pengedar yang dipancUNG, akan Jauh Lebih berharga, apabILa dengannya Kita MAMpu menYElamatkan 200 juta jiwa Yang Lain....


Tirulah Belanda yang Berhasil melOkalisasi Keberadaan dan Peredaran Narkoba...

Kalau PertanyAANnya KIta Belum sanggup...

maka PIlihlah Pilihan Pertama....

Hukum Gantung, Pengedar dan Pembuat NarkOBA...